Calegku kalah? Alhamdulillah
“Calegmu kalah ya Din?”, kata Khalid ketika ngobrol di kantin kantor.
“Iya tuh. Alhamdulillah”, jawab Udin cengar cengir seperti biasanya.
“Kok alhamdulillah? Gak takut dikemplang sama partaimu?”
“Aku tuh dari dulu sudah nyadar, kalau partaiku itu ada yang nggak pas, tapi setiap aku kritisi hal itu, selalu saja aku dicap sebagai provokator. Sekarang jadi jelas semua kan. Coba kalau ternyata partaiku menang, padahal ada yang nggak pas, pasti ujung-ujungnya Indonesia yang akan rugi. Bagaimana tidak rugi kalau negeri ini dikelola oleh wakil-wakil rakyat yang tidak pas. Nah, gimana pendapatmu mas Khalid, hayo?”
“Jalan pikiranmu kok aneh mas Din…”
“Dimana anehnya?”
“Perhitungan suara belum selesai, yang terlihat kalah sudah mulai protes disana-sini, lha mas DIn kok malah bersyukur, apa tidak aneh itu?”
“Ini pembelajaran politik mas Khalid”
“Kita harus menyiapkan diri kita untuk menang maupun kalah. Kalau menang, segera siapkan mental untuk mengelola negara ini dnegan baik dan benar. Ingat mas Khalid, dengan baik dan benar, jangan hanya baik saja atau benar saja, harus dua-duanya”
Khalid terus mendengarkan ceramah gratis dari Udin.
“Begitu juga yang kalah, harus siap untuk mendukung yang menang, jangan malah bikin protes kesana-kemari. Inget juga, jadi oposisi itu juga bukan artinya tidak mendukung pemerintah lho mas Khalid”
“Oposisi yang baik adalah menunjukkan kelemahan sang pengelola negara dan memberikan solusinya, jadi bukan hanya berkoar kesana-kemari menjelek-njelekkan pemerintah”
“Wah… mas Udin dapet dari mana tuh ilmunya”, Khalid mulai bertanya karena “risi” dengan jawaban Udin
“Halah… ini ilmu kacangan saja. Ilmunya orang awam. Bila kita siap menang, maka kita juga harus siap kalah”
“Be a good winner or good looser”, kata Udin sambil ngeloyor pergi



















April 13th, 2009 at 09:16
update :
ada caleg yang kalah dan meminta kembali yang pernah dia berikan pada masyarakat
halah…
ada=ada saja ya…
April 13th, 2009 at 10:02
indonesia banget
April 13th, 2009 at 10:52
@Depz
begitulah Indonesia kita
April 13th, 2009 at 11:06
hanya untuk kepentingan materi belaka para caleg berpolitik…..
buktinya ketika kalah banyak yang minta dibalikin lagi pemberiannya… ini semua bukti bahwa caleg masih pada bodoh….
April 13th, 2009 at 11:11
Menarik, Melihat teks lagu “Bunda” ( kalo nggak salah Melly G) yg dicantumkan di atas, dan juga pengantar Blog ini.
Saya melihat, bapak sbg pemilik blog sangat care dan sayang terhadap keluarga, alhamdulilah. . .
Bapak bisa tampilkan juga teks lagu bertema sama : “IBU”, dua diantaranya yang bagus adalah karya IWAN FALS dan EBIET G ADE. namun maaf saya lupa judulnya.
Saya pernah mengeluarkan airmata -menangis- sambil -bermain keyboard sendirian-menyanyikan lagu2 itu.
@salam
April 13th, 2009 at 11:44
Semoga RS Sakit yang baru dibangun dibeberapa daerah,,,tidak penuh dengan CALEG Yang gila ?
Indonesiaku..tetaplah berjaya
merah Putih, Tetaplah berkibar
Merdeka !
April 13th, 2009 at 11:44
@AdeAhmad
kalau calegnya bodoh, maka yang milih juga ikut bodoh ya mas?
berarti yang nggak milih cerdas donk?
atau yang nggak milih minimal tidak bodoh?
wah bisa diusung jadi pentolan golput nih
ha..ha..ha…
April 13th, 2009 at 11:47
@IWan
bener mas Iwan,
lagu Ibunya Iwan Fals juga bikin merinding tuh
kapan2 gantian lagu ibunya mas Iwan Fals deh…
April 13th, 2009 at 11:48
@Widodo RAdy
mendengar berita tentang caleg yang gagal rasanya sedih banget,
kok mereka dulu nggak nyiapkan diri untuk gagal ya…
April 13th, 2009 at 12:03
tidak kompeten jadi wakil rakyat kok nyalonin diri, kalah ya wajar. mangkanya jangan kebanyakan menghayal, ga realistis akhirnya…
April 13th, 2009 at 12:05
kalau caleg di RW saya, alhamdulillah menolak money politic dan dia siap menang ataupun kalah. jika menang, dia tak perlu korupsi supaya kembali modal.. sehingga kerjapun bisa konsentrasi.
April 13th, 2009 at 12:09
tETAP sEMANGAT
April 13th, 2009 at 12:36
gpp kalah…asal jangan stress aja…
April 13th, 2009 at 12:47
mantaplah. kalo kalah mesti bersabar dan sadar kalo belom dapet kepercayaan dan kurang tenar hehehe. semoga gak mampir ke rsj ya
April 13th, 2009 at 12:49
hehehehe itu yang bikin Indonesia ramai ya
April 13th, 2009 at 13:06
http://w3.net63.net +++ gak iklash
April 13th, 2009 at 13:25
ilmu yang sederhana dari bang udin, tapi banyak yang lupa..
kan?
April 13th, 2009 at 13:33
Caleg banyak yang haus kekuasaan, haus materi dan haus lainnya yang cenderung ke pribadi. Bukan malah haus untuk mensejahterakan rakyat banyak.
April 13th, 2009 at 13:58
Kalau sudah keluar modal yang cukup besar terus kalah gimana?
Gak balik modal dong?
April 13th, 2009 at 14:06
@Abajelo
kehausan yang salah
yang diminum juga salah
lengkaplah suah penderitaan
April 13th, 2009 at 14:07
@Adhieputra
kita memang sering lupa pada hal yang sederhana
kadang kita juga lupa menepuk bahu anak kita,
ketika anak kita melakukan atau menunjukkan suatu keberhasilan
padahal itu juga pelajaran dasar yang sederhana
April 13th, 2009 at 14:09
@Aziza
bener tuh
kalau gak gitu
gak rame
April 13th, 2009 at 15:27
Yang pasti sejumlah CALEG yang akan menjadi ALEG saat ini yang mereka pikirkan dulu adalah bagaimana mengembalikan uangnya (balek modal bos…. BEP !!!). Dan setelah itu bagaimana meraup sejumlah keuntungan (ini bisnis man…!!!). Dan setelah meraup sejumlah rupiah yang dinginkan yang dipikirkan lagi adalah bagaimana mengumpulkan modal untuk PEMILU kedepan. (yang dah duduk di kursi tingkat II pasti kepingin ke kursi tingkat I…yang dah di Tingkat II kepingin duduk di kursi Senayan… / justifikasinya : pengkaderan bro!!!).
April 13th, 2009 at 15:59
Alhamdulillah kata yang sangat tepat, karena jabatan adalah sebuah amanah!
April 13th, 2009 at 16:12
banyak caleg yang stress hehehe
April 13th, 2009 at 16:16
kata pamanku yang Dr di Rumah sakit Jiwa Pakem,.. kemaren ada 4 orang yang gagal nyaleg terus gila, cz udah ngeluarin duit banyak tapi tidak kepilih,.. aduuw,.. untung RSJ Pakem tanggap sola kejadian itu,. jadi udah prepare,nyiapin kamar pasien baru,… Xixixixixixi,.. 4 pasien itu baru se wilayah jogja loh,. belom luar daerah, berapa orang yang gila mendadak gara2 gagal nyaleg,..
April 13th, 2009 at 16:17
lucuuuuuuuuuuuuu……………….caleg kampung masa bantuan di minta kembali….gara gara kalah dalam pemilihan …….untungggggggg…..gw nggak nyontreng caleg nya…………aneh seharusnya legowo………..dan berjuang lage di waktu yg lain dan membenahi diri………bukan malah jadi rusakkkkkkkkkk…………………..
April 13th, 2009 at 16:19
kebayang kan……….kalo caleg menang………….pasti harus ngembalikan uang yg di pake waktu kampanye………..mang nya duit moyang mu….
April 13th, 2009 at 16:32
Yes … Thats a Good Idea Sir.
Salamualaikum, Tonggoku wingi “stress” Mas, mergo “Njagone” kalah opo ngalah ngono critane. Bengi2 ngajak keluargane mbongkar jalan aspal lan nanam ubi.
La piye ora stress, duit utangan ehh… kok neng kampunge dewe babar blas gak dipilih !!!! Padahal wingi wis bagi2 sangu lan kartu sing ono isisne wwwwuakeh …
wasallam.
April 13th, 2009 at 16:51
Ceritanya begitu mengena. Mengena siapa ya?Orang-orang partai agar pada instropeksi dan juga kita semua sebagai orang Indonesia. Saya setuju Pak sama ide ceritanya.
April 13th, 2009 at 17:01
hee, kalau semua dari awalnya niatnya sudah baik , spt crita ini. pasti gak bakalan ada berita bahwa rumah sakit jiwa berbenah untuk menyambut kehadiran anggota baru akibat kalah dalam pencalegan hehehhehehe
April 13th, 2009 at 18:00
di PKS dooong ada caleg PKs yg malah nolak tuk dipilih….karna amanah itu berat
April 13th, 2009 at 18:02
kalau kita yakin tanggungjawab ma ALLAH nanti di akhirat berat mungkin banyak caleg yg ogah ke senayan….cuma kalo orang2 yg baik gak dipilih malah nanti para penjahat dan bajingan yang akan ke senayan bisa ancur negeri ini…GIMANA DOOONG…..
April 13th, 2009 at 19:26
assalamu’alaikum
afwan numpang aja coret
April 13th, 2009 at 21:54
gimna dunk
Indonesia itu kan Pamrih banget
April 13th, 2009 at 22:11
Menang kalah soal mereka, kita bukan caleg koq.
Cuma sangat sedih melihat duit kita dipake utk menipu kita.
Hampir 90% TPS di propinsi Jambi, pihak PPS tidak bersedia memberikan formulir C1 kpd saksi, pemantau bahkan kpd panwaslu. Kotak suara baru sampe ke PPK 3 hari kemudian, termasuk dalam kota Jambi jg begitu, padahal rata2 jarak TPS ke PPK adalah 1 km. Silahkan simak perkembangan di http://www.infojambi.com
Harian lokal tidak mau muat berita ini, kecuali berita di headline sekda prop yg tiap hari teriak bahwa salah satu partai sdh unggul atas semua partai, karena istri gubernur caleg dari partai tsb.
April 13th, 2009 at 22:14
doain ajah calegnya biar ga korup dan tetep amanah yang sayang pada kita semua, chayoo indonesia
April 13th, 2009 at 22:51
Memang bener apa yg diajarkan kpd kita, klo kalah hrs Alhamdulillah dan klo menang hrs Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Kalah krn terbebas dr beban dan tanggung jawab, dan menang berarti memikul tanggung jawab / amanah yg berat artinya adalah musibah bagi kita yg diserahi tugas berat.
April 14th, 2009 at 00:25
di tivi, malah sampai ada yang tewas karena habis ratusan juta, trus ada yang sampai berobat ke paranormal, karena stress uangnya ratusan juta gak ada bekasnya.
yang lebih luar biasanya, rumah sakit-rumah sakit jiwa sudah menyediakan ruang khusus untuk terapi caleg yang stress karena kalah gak menang pemilu, ada-ada saja.
ya gini ini kalau yang dikejar dunia, dunia bisa dapat, tapi akhirat gak dapat, yang lebih parah, mengharap dunia, eee dunia nya gak dapat juga, akhirat apa lagi, buntutnya kecewa, ujung-ujungnya gila
April 14th, 2009 at 03:12
Kalah nggak papa mas kalah sekarang, tantangan medan makin berat lho, nanti malah modal habis bissssss gimana, nggak ada untuk anak istri lagi.
April 14th, 2009 at 06:01
yang paling kena duluan dari hasil pemilu ….. ?
agen cetak sablon dan poster.
yang paling menyenangkan setelah pemilu ….. ?
kotaku bersih kembali dari foto wajah-2 yang udah kayak monyet. lucunya ada monyet-2 betina tapi berjilbab yang pasti ga ngerti urusan agama nya …. minta2 dipilih supaya dapat posisi …. padahal dalam agama nya, minta jabatan adalah haram. berarti uang yang dia akan dapatkan adalah haram hukum nya. gimana dia mo minta2 sama Tuhan nya, kalo seluruh pendapatannya adalah haram karena dari usaha yang haram ?
yang paling menggelikan setelah pemilu ….. ?
RSJ bakal penuh.
doa saya, semoga RSJ masih sedia tempat untuk manusia-2 dungu itu.
saran saya, kalo ga cukup, taruh saja di kebon binatang. biar yang kepilih kemarin, malu ngelihat teman2 nya sesama caleg. siapa tau ada rasa solidaritas, jadi ikutan dagelan di kebon binatang.
April 14th, 2009 at 06:47
Manusia sekali, jika mau menang dan tidak mau kalah. Masing - masing caleg harusnya memodifikasi sifat manusiawinya agar selalu siap menang kalah. Yang menang pun masih ada tanggung jawab “ke-caleg-kannya” di hadapan pendukung dan Tuhan-nya. Begitu juga yang kalah masing harus mengembalikan modal kampanye nya sesegera mungkin biar nggak stress. Pandang ini sebagai resiko sebuah perjuangan……..Sabar Yo….
http://www.kalbuku.blogdetik.com
April 14th, 2009 at 07:32
Saya caleg 2009 dari sebuah Partai baru. Dari awal saya sudah antisipasi untuk siap menang atau kalah. Sampai saat ini, keputusan menang atau kalah belum saya peroleh. Al-hamdulillah saya tidak merasa “ada sebagian dari jiwa” yang hilang sehingga menyebabkan stress. Dari awal saya berkeyakinan jika Allah-lah yang menghendaki saya menang atau kalah. Karena keyakinan tersebut + minim modal, saya tidak mengeluarkan uang (upah) suara, kecuali biaya urus pendaftaran kurang lebih satu juta. Namun demikian, beberapa teman yang kenal, menyatakan telah memilih saya. Saya pun hanya mengucapkan terima kasih. menjadi caleg bagi saya hanya sekedar ajang untuk perubahan peran dan nasib, apakah hanya akan menjadi penonton atau pelaku perubahan, baik untuk diri maupun orang lain. Saya hanya berharap Allah memberi keputusan terbaik bagi saya? aamiin
April 14th, 2009 at 07:32
masyarakat sudah makin sadar dan cuma milih caleg yang benar2 pantas untuk jadi wakilnya….jadi untuk caleg yang ngga kepilih….ya introspeksi dong..
April 14th, 2009 at 07:32
syukurlah kalo kalah krn kmrn aku nyontrengnya juga asal hehehe abis puyeng 38 partai pd ngelirik semua pingin di contreng ama aku !! kalo pilpres oyelah tp kalo caleg gak nafsu milih… krn pd gak kenal yg berbobot cuman segelintir !! mumet euy yg penting nyontreng aza kalllleeeee ….INULD
April 14th, 2009 at 08:45
benar juga….lebih syukur lagi kalo calegnya memang gak capable….mau dibawa kemana bangsa ini….
April 14th, 2009 at 08:57
Seharusnya caleg tsb harus siapa menang dan siap kalah….yang benar aja udah memberikan sesuatu malah diminta lagi….dimasa yad sebaiknya masyarakat juga siap menolak atau ada diatas kertas bahwa sesuatu yang diberikan tidak mengikat dan tidak akan diminta kembali….
April 14th, 2009 at 09:04
Andaikata semua caleg bisa seperti itu, betapa bahagianya bangsa Indonesia.. Mungkin harus bikin surat perjanjian / kontrak dulu kali ya.. Bahwa para caleg harus SIAP KALAH… hihihihi
Jangan kayak sekarang, udah kalah, langsung siap2 dibawa ke pengadilan..
Kenapa ya banyak orang mau jadi Caleg ? Capek deh…
http://siheyu.net
- Everything about siheyu Life -
http://glocalmagz.com
- Inspiring and Innovation Business Idea -
http://cameradigitalslr.net
- All information about digital camera slr -
http://strategicariuang.co.cc
- Strategi dan sukses di Bisnis Online -
April 14th, 2009 at 09:31
kalah dan menang pasti stress karena udah terlalu banyak uang yang dihamburkan untuk rakyat.
orang sekarang cerdas, mereka mau duitnya tapi belum tentu mau nyontreng caleg yang kasih duit. nah lo… bingung kan jadinya karena sekarang tidak bisa ditebak.
rakyat sudah tidak bisa diiming imingi dengan uang dan janji belaka. mereka maunya tindakan nyata…
April 14th, 2009 at 12:28
susah kalo sistem pemilihannya masih kaya gini.. Sistem pemilihan bebas yang terlalu kebablasan… Hak untuk berpolitik menjadi tameng dibalik keinginan segelintir pihak yang memang bertujuan menjadikan Pemilu sebagai ajang memperkaya diri sendiri..
Lah, baru tau nama2 caleg aja pas buka kertas suara itu.. heuheu..
daripada pilih yang salah, lebih baik Golput aja kali yah..?
April 14th, 2009 at 14:02
YANG GITU ITULAH.. YANG SEHARUSNYA CALEG CAMKAN, KALAH ALHAMDULILLAH KARENA TIDAK BANYAK PERTANYAAN DI AKHIRAT NANTI, MENANG PUN ALHAMDULILLAH KARENA ADA PINTU KEBAIKAN MENGELOLA DAN IKUT ANDIL DALAM MEMPERBAIKI NEGARA DAN BERMANFAAT UNTUK MASYARAKAT BANYAK
April 14th, 2009 at 14:16
Coba caleg yang kalah itu ,mas udin.mungkin komentarnya bumi dan langit
April 19th, 2009 at 20:32
emang betul sampean ngendiko, harus legowo nek kalah….
April 19th, 2009 at 21:52
Salam.
Memang yang susah itu yang menjalani kekalahan.
Perlu semangat legowo sebelum bertanding
Juli 15th, 2009 at 17:05
[...] Tim Sukses : The Real Star Calegku kalah : Alhamdulillah [...]