Pidato Kenegaraan MW [seandainya]
Setelah selesai acara gosip ria di kediamanku, maka akupun membuat pidato bersejarah di depan PS, Wir, dan elit politik lainnya.
“KIta telah banyak belajar dari sejarah pemilihan umum di negara kita”
“….”
“Kita juga belajar dari negara tetangga, baik yang dekat maupun yang jauh. Kita juga adalah negarawan besar yang mampu melihat kepentingan rakyat di atas kepentingan golongan”
“…….”
“Mari kita dukung PD sebagai pemenang pemilu kali ini. Terlepas dari kinerja KPU yang sama-sama kita tahu sangat amburadul, maka itu bukan suatu alasan untuk tidak mendukung ataupun memberi selamat pada pemenang pemilu ini”
“…..”
“Bagaimanapun PD adalah partai teman kita, partai saudara kita. Mereka adalah partainya tetangga di depan rumah kita, mungkin juga tetangga di samping kanan kiri kita. Mereka juga yang mungkin menolong kita saat kita butuh pertolongan. Jadi tidak ada salahnya kita sampaikan salam dan salut pada hasil perolehan mereka dalam pemilu ini”
“…….”
“Mari kita melihat kembali pada diri kita masing-masing. Pada pilpres ke depan, kita harus berusaha untuk memperbaiki semua kesalahan kita dan kita menangkan pilpres tahun ini dengan kemenangan yang elegan”
“…..”
“SBY presiden yang baik, tapi kita yakin bahwa program kita lebih baik dari SBY, jadi mari kita sosialisasikan program ini melalui kader kita masing-masing”
“…..”
“Selamat berjuang dan sampai ketemu di pertemuan pembahasan hasil pilpres yang akan kita menangkan nanti. AMin”
“…..”
Begitulah kalau aku jadi MW dan pidato di depan teman-teman elit partai.
Semoga yang ndengar tidak ngantuk dan tertidur. Namanya saja ini hanya andaikata kok.



















Juli 15th, 2009 at 16:59
[...] dan Undian Alhamdulillah, banyak yang GOLPUT Skenario PILPRES Pidato Kenegaraan MW [seandainya] Pemilu ini [jelas-jelas] tidak syah …[?] Tim Sukses : The Real Star Calegku kalah : [...]