• 29

    Jun

    Dua Srikandi di ajang Pilpres 2014 : SMI vs MI

    “Din, siapa sih calonmu di pilpres 2014 nanti?”, ucap Khalid sambil membaca berita di Koran. “Bukannya terlalu dini ngomongin pilpres 2014?”, jawab Udin sambil membolak-mbalik halaman koran olah raga yang dibacanya. “Hehehe…tinggal beberapa tahun sih 2014? Sudah didepan mata mas. Partai politik juga sudah mulai menjalankan misi rahasia masing-masing untuk mencitrakan calon masing-masing” “Hmm…..” “Lihat saja berita-berita di mas media. Sudah mulai muncul kecenderungan menokohkan seseorang atau peran partai terhadap suatu isue hangat” “Gitu ya?” “Iya mas. Saat ini negara kita sedang krisis kepemimpinan. Para wakil rakyat sudah susah dipercaya lagi demikian juga hati para pemimpin kita sudah tid
  • 15

    Dec

    Antisipasi Banjir Lahar Dingin

    Apa kata pakar Geologi tentang perlunya ntisipasi banjir lahar dingin? ” Hendaknya masyarakat desa yang tinggal di bantaran sungai selalu memperhatikan semua informasi yang disampaikan perangkat desa atau tokoh masyarakat. Kemudian mengumpulkan semua anggota keluarga lansia, wanita, anak-anak untuk mulai menuju titik tumpul.” “Selalu perhatikan komando dari ketua kelompok, tetap tenang dan siaga,” Ahli geologi yang lain berkata. “… masyarakat hendaknya terus selalau waspada, karena saat ini sangat sulit memastikan kapan bencana lahar dingin ini akan berakhir selama musim penghujan masih akan terus berlangsung hingga bulan februari atau Maret 2011.” “Hujan yang turun di lereng adalah pemicu adanya lahar dingin. Masyarakat diminta untuk me
  • 1

    Jul

    Sinetron Polri masih berlanjut

    “Din, udah dapet majalah Temponya belum?” “Udah, tuh ama Khalid …” “Hebat Din, dulu waktu koran Tempo susah dicari kamu dapat mencarinya terus, sekarang saat orang sudah susah nyari majalah Tempo, eh..kamu dapet juga barangnya” “Mas Rasmin mau memuji atau mau pinjam majalah?” “Hahaha…. kamu tahu aja Din. Aku cuma heran saja, kenapa di jaman internet ini masih ada juga acara melangkakan bahan bacaan” “…….” “Kalau dulu sih, kita pasti akan kesulitan mencari sumber bacaan yang hilang dari peredaran, tapi di jaman ini kan yang sulit dicaripun bisa dicari dengan gampang. Kalaupun kita tidak bisa mencari, ada sukarelawan di lingkungan kita yang akan dengan senang hati membagi hasil pencari
  • 16

    May

    Guyonan (buat) Sri Mulyan(t)i

    Ini guyonan lama, yang sumbernya entah darimana, kemudian masuk ke inboxku. Kulihat guyonan ini dipelintir sedikit agar cocok dengan mbak Sri Mulyan(t)i. Hendaknya disikapi sebagai guyonan politik yang membuat kita jadi bisa merasa lepas membacanya. Silahkan dinikmati : First day of school in an American high school in Washington DC. The teacher introduces the new kid, Suzuki Yamaguchi from Japan to the rest of the class. As the class start, the teacher says: “Let’s start with a small quiz in American history”. Who said “Freedom or death?” Suddenly silence and only Suzuki raises his hand: “Patrick Henry, 1775. in Philadelphia.” “Very good Suzuki”. And who said: “The nation is it’s people and as such can never die?”
  • 13

    Apr

    Sinetron Polri Yang Tanpa Akhir

    “Hahaha… makin seru nih mas”, tergelak Khalid melihat tayangan di TV yang mengisahkan seorang petinggi yang sedang dipaksa untuk pergi ke suatu tempat, padahal dia ingin pergi ke tempat lain. “Bang Khalid memang mendukung yang ditangkap atau yang menangkap?”, sergah Ridwan ketika terlihat Udin malas menjawab pernyataan Khalid. “Ini baru seru. Seorang Jendral berbintang banyak harus digelandang oleh mantan anak buahnya yang tak punya bintang di bajunya” “Pertanyaanku bang, mana yang Abang dukung? Yang nangkap atau yang ditangkap?”, Ridwan makin deras menyerang Khalid. “Hahaha…jelas aku mendukung Sang Jendral donk!” “Emang sang jendral itu pahlawan? Bukannya dia juga tidak jelas hitam putihnya?” “
  • 6

    Apr

    Lawakanmu GAYUS banget mas...!:-)

    “Lu udah lama ngeblog kok gak banyak temen, lu gak GAUL sich!” “Elu juga kerja udah lama gak kaya-kaya, gak GAYUS sich!” Begitu tulisan di salah satu milis yang kemudian disahut oleh anggota milis yang lain dengan ucapan yang tak kalah Gayusnya. “gak lucu mas XXX, GAYUS……!” Postingan ini langsung disambut dengan postingan balasan, “Udah Gayus ada lelucon dipagi hari hari.. Dari pada tidak, hehehe…” Anggota milis lainnya tidak mau kalah langsung menyahut juga. “Tadi mau mandi, eeeeh GAYUS-ku ilang..!!??” Seorang cewek ikut terpancing dan menulis begini, “Mmmhh..kayaknya memang enak makan ikan Gayus hari ini…yummmyy….” Rupanya hari-hari ini masyarakat Indonesia sedang dibius oleh ber
  • 5

    Apr

    7 Keajaiban PSSI (lagi)

    Masih ingat cerita tentang 7 (tujuh) keajaiban PSSI pada tahun 2008 tanggal 24 Januari di acara dialog terbuka SCTV? Waktu itu ada peserta yang cerita tentang tujuh keajaiban PSSI dan yang kuingat hanya satu, yaitu sebagai berikut : Satu-satunya perkumpulan olah raga di dunia yang dipimpin oleh seorang pemimpin dari balik jeruji penjara. Beberapa waktu lalu saat aku tidak sengaja melihat siaran TV, ada pak Nurdin Halid [NH] yang bercerita tentang PSSI dengan beberapa pengamat dan pemerhati sepakbola. Aku benar-benar kagum dengan gaya pak NH dalam menjawab semua pertanyaan ataupun mengomentari pernyataan dari pembicara lainnya atau dari host acara. Gayanya santai dan omongannya enak didengar. Selalu dapat mengendalikan arah diskusi dan memberikan solusi semua permasalahan, tentu sesuai
  • 9

    Feb

    SBY sebaiknya santai saja

    “Din, sekarang demonya aneh-aneh ya. Ada yang bawa Kerbau tuh”, Khalid mengawali pembicaraan pagi itu di warung mie ayam samping pabrik. “Hehehe…Kerbau bagi masyarakat Minang adalah lambang Kemenangan atau Kedigdayaan, jadi para pendemo itu ingin agar setelah demo, maka pemerintah menjadi bertambah Jaya, Makmur dan aman sentausa…” “Ah…kamu ini ngawur saja Din. Darimana kamu punya pendapat seperti itu? Bukannya kerbau itu lambang kebodohan, kalau sapi, itu baru lambang kepintaran?” “Aku juga cuma denger dari TiPi tadi malem kok. Katanya sih Minangkabau itu dari kata Kerbau yang menang. Yah intinya kita berbaik sangka sajalah sama mereka, baik para pendemo maupun mereka yang didemo” “Udah baca koran Tempo tentang o
  • 6

    Nov

    Buaya tak butuh Cicak

    “Buaya tak perlu dukungan Cicak. Cicak yang perlu Buaya !”, begitu kata seorang Buaya pada beberapa Cicak yang mengelilinginya. “Ingat mas Buaya, sampeyan jadi begini ini karena ada kontribusi dana dari kami para Cicak, kalau tidak darimana kamu dapat semua fasilitas itu?” “Nah terbukti kan, kalian yang perlu untuk membayarku bukan aku yang harus membayarmu. Kalian perlu aku untuk melindungi kalian. Jangan menye-menye begitu !” “Kalau semua Buaya arogan seperti sampeyan ya nama korps sampeyan akan hancur” “Kalian itu, para Cicak, kalau tidak tahu hukum itu jangan asal bersuara. Pikir dulu sebelum ngomong! Kalian ini para Cicak memang sukanya nyebar berita bohong kesana kemari” “Bukannya sampeyan yang harusnya mikir dulu
  • 15

    Jul

    Narsisku KumAT

    Akhirnya aku bisa mengikuti jejak mas Alam, yaitu mendapat penghargaan dari Kompasiana sebagai salah satu Pemenang Laporan Pilpres 2009 Berhadiah.Tulisan yang memenangkan penghargaan itu kutulis di Kompasiana dan di blog pribadiku. Tulisan itu termotivasi dari tulisan sebelumnya yang dipuji oleh Kang Pepih, seorang wartawan senior di Kompasiana. Tulisan yang dipuji oleh Kang Pepih itu kutulis di Kompasiana dan juga di blog pribadiku. Aku memang menulis banyak tentang persiapan pemilu ini, dari mulai persiapan pileg sampai pelaksanaan pilpres. Silahkan disimak di link bawah ini : Demam Pemilu 25 Desember dan Pemilu 2009 Kebersamaan Warga Montana Menjelang Pemilu Akhirnya selesai juga Pemilu ini Yuk kita kawal PILPRES dengan baik Kalau yang berbau politik kusendirikan. Silahkan dib
- Next

Author

Follow Me