• 29

    Jun

    Dua Srikandi di ajang Pilpres 2014 : SMI vs MI

    “Din, siapa sih calonmu di pilpres 2014 nanti?”, ucap Khalid sambil membaca berita di Koran. “Bukannya terlalu dini ngomongin pilpres 2014?”, jawab Udin sambil membolak-mbalik halaman koran olah raga yang dibacanya. “Hehehe…tinggal beberapa tahun sih 2014? Sudah didepan mata mas. Partai politik juga sudah mulai menjalankan misi rahasia masing-masing untuk mencitrakan calon masing-masing” “Hmm…..” “Lihat saja berita-berita di mas media. Sudah mulai muncul kecenderungan menokohkan seseorang atau peran partai terhadap suatu isue hangat” “Gitu ya?” “Iya mas. Saat ini negara kita sedang krisis kepemimpinan. Para wakil rakyat sudah susah dipercaya lagi demikian juga hati para pemimpin kita sudah tid
  • 3

    Jul

    Film JK : Mencerahkan

    Dalam perjalanan pulang dari Pekanbaru je Jakarta, aku membaca koran dan ada berita tentang pembuatan film 6 menit JK, mulai dari JK kecil sampai menjadi wapres. Film yang apik dan aku tidak mengira kalau film itu ternyata dibuat hanya dalam waktu 3 hari saja dan dengan model casting yang asal comot saja. Aku bukan pendukung JK, dan belum ada niatan untuk nyoblos JK, tapi setiap melihat model kampanye JK aku selalu merasa inilah model kampanye yang cerdas dan enak dilihat. Andai ini tahun 2014, aku pasti tidak ragu2 lagi nyoblos JK [eh...nyontreng ya?], tapi saat ini kayaknya SBY masih punya peluang lebih besar dibanding calon lainnya. Sebagian besar rakyat masih lebih suka memberi kesempatan SBY untuk menyelesaikan program pemerintahan yang saat ini terlihat belum tuntas [emang ada yan
  • 15

    Apr

    Pidato Kenegaraan MW [seandainya]

    Setelah selesai acara gosip ria di kediamanku, maka akupun membuat pidato bersejarah di depan PS, Wir, dan elit politik lainnya. “KIta telah banyak belajar dari sejarah pemilihan umum di negara kita” “….” “Kita juga belajar dari negara tetangga, baik yang dekat maupun yang jauh. Kita juga adalah negarawan besar yang mampu melihat kepentingan rakyat di atas kepentingan golongan” “…….” “Mari kita dukung PD sebagai pemenang pemilu kali ini. Terlepas dari kinerja KPU yang sama-sama kita tahu sangat amburadul, maka itu bukan suatu alasan untuk tidak mendukung ataupun memberi selamat pada pemenang pemilu ini” “…..” “Bagaimanapun PD adalah partai teman kita, partai saudara kita. Mereka ada
  • 15

    Apr

    JK : bukan matahari kembar lagi

    Saat ini kalau mau survive, JK harus merapat ke SBY lagi. Apapun resikonya, maka koalisi dengan PD tentu lebih menguntungkan, karena golkar memang tidak terbiasa dengan posisi sebagai oposan. Alternatif untuk maju sebagai capres agak sulit dilakukan, karena PDIP, Hanura maupun Gerindra akan lebih susah diajak kerja sama. Mau mendukung MW sebagai capres dan bersedia jadi cawapresnya, tentu kurang menarik dari padangan kubu JK. Yang menarik adalah “ancaman” dari PKS yang memilih “berpikir” lagi bila PD menggandeng JK sebagai cawapres. Dari kubu SBY sendiri saat ini suasana sedang senang-senangnya. Posisi tawar yang begitu tinggi membuat SBY akan dengan mudah meminta JK untuk melepaskan jubah matahari kembarnya, jika ingin berkoalisi dengan PD. PAN sudah jelas 
  • 12

    Apr

    Skenario Pilpres

    Membaca skenario pilpres versi pak Dhe RDP, aku sangat terkesan dengan model tulisannya. Disamping ditulis dengan bahasa yang enak, gambar-gambarnya juga sangat informatif. Bagiku sih, masyarakat akan sangat antusias mengikuti pilpres 2009 ini. Beberapa hal menjadi alasan mengapa kubilang pilpres akan lebih bergairah dibanding pilcaleg kemarin. Silahkan simak di bawah ini. 1. Banyak yang tidak bisa mencontreng di pemilu kemarin dan mereka diijinkan untuk mencontreng di acara pilpres. 2. Banyak yang tadinya tidak mencontreng karena tidak kenal dengan caleg atau sebal dengan ulah caleg, sekarang mereka jelas tahu harus memilih capres yang mana, karena pilihan capres sudah cukup jelas. 3. Pelajaran pemilu 2009 yang baru saja dilaksanakan pasti akan membuat panitia, para pemilih maupun peser
  • 27

    Mar

    Debat Capres, Siapa yang diuntungkan?

    Pagi ini, Jumat 27 Maret 2009, di Radio Delta FM, kudengar Farhan bicara tentang pertarungan [baca debat] antara para Capres. “Perdebatan antar Capres A dan B, siapa yang menang?” Jawaban dari pertanyaan itu ternyata sederhana dan sangat menarik. “Pemenangnya adalah RAKYAT. Mereka jadi semakin tahu, siapa yang harus dipilih dan kenapa mereka memilih capres A/B” Jawaban simple yang sangat cerdas menurutku. Setelah itu ada sambungan sedikit tentang kesan beberapa pendengar dan redaksi radio Delta FM terhadap beberapa capres. Ini kesannya : 1. SBY dan Wiranto, bicara dengan sangat teratur, tanpa pernah terlihat terbata-bata. Diasumsikan, karena sama-sama berlatar belakang militer yang serba teratur. Kelemahannya, mereka jadi seperti “text book”, sela
  • 2

    Mar

    Senyuman buat Deddy Mizwar

    “Dul, lu jadi milih Bang Deddy?” “Jelas donk, siapa lagi yang bisa dipilih bang?” “Kenapa sih milih bang Deddy?” “Yah.. abang ini. Selama ini kita sudah sering milih aktor politik yang hanya bisa bikin janji tapi giliran ngasih bukti, he..he..he.. dia malah ngomong yang lain. Cape’ deh…” “Emang kalau bang Deddy bisa ngasih bukti?” “Lho, aktor poltik aja udah nggak bisa ngasih janji apalagi aktor beneran, ya lebih banyak janjinya donK. Ha…ha..ha..ha…” Berderailah tawa para pemuda yang nongkrong di kantin itu. Pembicaraan tentang politik memang hampir selalu mewarnai suasana makan siang di kantin. Apapun topik obrolannya, akhirnya masuk juga ke ranah politik. Karena yang terlibat dalam obro
  • 25

    Feb

    Sukses buat CAPRES baru : Deddy "Naga" Mizwar

    Menarik banget nih ucapan mas Dedi di detik com. Aku setuju banget dia mencalonkan diri sebagai Capres alternatif. Soal menang kalah itu urusan nanti. Tujuannya mas Dedi jelas, memberikan alternatif warna lain dalam sosok capres Indonesia. Aku tidak tahu apakah mas Dedi ini punya FB atau tidak, kalau dia punya FB, jangan-jangan malah kasus Obama terjadi pada mas Dedi [sambil nulis blog sambil search FB mas Dedi]. He..he..he.. ternyata mas Deddy Mizwar punya FB. Pasti seru deh cerita ini. Kitapun jadi punya alternatif calon pemimpin yang lain dari pada yang lain. Aku hormati keputusan dan keberanian mas Dedi. Salut buat Jendral Naga ini. Aku memang mendukung siapapun yang mau menjadi capres untuk negara yang sedang memerlukan pimpinan yang bisa memimpin dengan HATI. Semakin banyak capr
-

Author

Follow Me